Basis data adalah adalah kumpulan informasi
yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa
menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data
tersebut.
Sedangkan
sistem basis data adalah sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel data
yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan
berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi
tabel-tabel tersebut.
DBMS
(Database Management System) atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut SMBD (Sistem
Manajemen Basis Data) adalah kumpulan program yang digunakan oleh user
untuk memanajemen database (create, maintain). Atau dengan kata lain suatu
sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan
menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna.
Komponen
utama DBMS dapat
dibagi menjadi empat macam :
1.
Perangkat keras,
2.
Data, Data dalam basis data mempunyai sifat terpadu (integrated) dan berbagi
shared)
3. Perangkat Lunak,
3. Perangkat Lunak,
4.
Pengguna.
MODEL
BASIS DATA
1. Model Hirarkis / Model Pohon
2.
Model Jaringan
3.
Model Relasional
Model
Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah digunakan dan
dipahami oleh pengguna, serta merupakan model yang paling populer saat
ini.Model ini menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua ( yang disebut relasi
atau tabel ), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan
atribut.
DBMS
yang bermodelkan relasional biasa disebut RDBMS (Relational Data Base
Management System).
Contoh
produk DBMS
yang menggunakan model relasional adalah :
1.
Sybase --> Sybase Inc.
2.
Oracle --> Oracle Corp.
3.
MsSQL Server --> Microsoft Corp.
4.
Informix --> Informix Corp.
5.
Ingres --> ASK Group Inc.
6.
DB2 --> IBM
>
Oracle
Basis
data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari
kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat
lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam
aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat
keras komputer (platform).Basis data Oracle ini pertama kali
dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya
bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun
1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.
> Microsoft SQL Server
Microsoft
SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data
relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri
utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang
digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di
dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah,
tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data
besar.
Microsoft
SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan
protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari
itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database
Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari
SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan
clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing
komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan
akses Internet
pada tanggal 25 Januari 2003.
Contoh
penerapan DBMS di dalam industri.
Banyak
sekali macam database yang digunakan di industri maupun perkantoran. Hampir
semua industri dan perusahaan saat ini yang menggunakan database untuk
menyimpan arsip2 penting usahanya. Salah satunya adalah Oracle yang banyak
digunakan oleh kebanyakan perusahaan saat ini. Contoh yang paling banyak
dijumpai adalah penggunaan database Oracle yang digunakan di perusahaan
telekomunikasi. Oracle yang banyak digunakan di perusahaan telekomunikasi.
Data2 pelanggan di simpan di dalam database. Database tersebut tidak hanya
terletak hanya di kantor pusat, tapi juga mempunyai beberapa back-up. Jadi
apabila ada salah satu database yang rusak, maka back-up dapat digunakan
sebagai pengganti database yang rusak tersebut. Apabila perusahaan tersebut
tidak mempunyai back-up, maka dapat di prediksikan kalau perusahaan tersebut
akan mengalami kerugian yang sangat besar bahkan bisa bangkrut. Karena data2
yang ada di dalam database tersebut merupakan informasi2 pelanggan yang sangat
penting. Maka perusahaan harus bisa menjaga dan mengamankan data2 pelanggannya
tersebut.
1. Tujuan DBMS
Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak
dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana
data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien.
Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang
struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang
masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi
penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang
terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas,
organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data
dengan menggunakan basis data yaitu sebagai berikut:
- Menyediakan penyimpanan data untuk
dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang.
- Kemudahan pemasukan data, sehingga
meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh
pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang
ditangani.
- Pengendalian data untuk setiap
siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik
yang terjadi di setiap sistem.
- Pengamanan data terhadap kemungkinan
penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
2. Fungsi DBMS
Fungsi dari Database Management System (DBMS) Yaitu
o Penyimpanan, pengambilan dan
perubahan data
o Katalog yang dapat diakses pemakai
o Mendukung Transaksi
o Melayani kontrol concurrency
o Melayani recovery
o Melayani autorisasi
o Mendukung komunikasi data
o Melayani integrity
o Melayani data independence
o Melayani utility.
3. Maanfaat DBMS
Manfaat yang diperoleh dari penyusunan database adalah :
’ Mengatasi kerangkaan (redundancy) data.
’ Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
’ Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
’ Menyusun format yang standar dari sebuah data.
’ Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user).
’ Melakukan perlindungan dan pengamanan data (data security).
’ Menyusun integritas dan independensi data.
Bermanfaat 😊
BalasHapus